References Management

Jurnal Inovasi dan Transformasi Bisnis Digital (JITBD) mewajibkan setiap penulis untuk menggunakan referensi ilmiah yang relevan, kredibel, dan mutakhir guna mendukung kualitas serta integritas publikasi ilmiah.

1. Gaya Sitasi (Citation Style)

JITBD menggunakan gaya sitasi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dengan sistem penomoran berdasarkan urutan kemunculan referensi dalam naskah.

Setiap kutipan dalam teks ditulis menggunakan nomor dalam tanda kurung siku, seperti [1], [2], dan [3]. Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan sitasi, bukan berdasarkan abjad.

2. Ketentuan Referensi

Penulis wajib memperhatikan ketentuan berikut:

  • Artikel dianjurkan menggunakan minimal 20 referensi ilmiah yang relevan.

  • Referensi diutamakan berasal dari artikel jurnal ilmiah, prosiding konferensi, buku akademik, dan sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Referensi sebaiknya didominasi oleh publikasi dalam 5–10 tahun terakhir, kecuali sumber fundamental yang masih relevan.

  • Setiap referensi dalam daftar pustaka harus dikutip dalam isi artikel, dan sebaliknya.

  • Penulis dianjurkan mencantumkan Digital Object Identifier (DOI) apabila tersedia.

  • Penggunaan sumber yang tidak kredibel atau tidak dapat diverifikasi harus dihindari.

3. Penggunaan Reference Management Software

Untuk memastikan konsistensi penulisan sitasi dan daftar pustaka, JITBD menganjurkan penulis menggunakan aplikasi manajemen referensi, seperti:

  • Mendeley

  • Zotero

  • EndNote

Penulis bertanggung jawab memeriksa kembali keakuratan metadata referensi, termasuk nama penulis, judul, tahun, volume, nomor, halaman, dan DOI.

4. Etika Pengutipan

Setiap sumber yang digunakan wajib diberikan atribusi secara benar untuk menghindari plagiarisme dan pelanggaran etika akademik.

Penulis tidak diperkenankan melakukan manipulasi sitasi, mencantumkan referensi fiktif, atau menggunakan sumber yang tidak relevan hanya untuk meningkatkan jumlah kutipan.